Devita Sari - detikFood

Foto: www.huffingtonpost.ca Jakarta - Bersama sang suami, Celine Dion kini resmi menjadi pemilik baru dari Schwartz. Deli tersebut merupakan salah satu yang terpopuler di Kanada dan menjual sandwich daging asap legendaris. Sandwichpun tetap disajikan dengan resep aslinya.
Di Kanada hampir semua orang mengenal Schwartz, sebuah deli tertua yang didirikan oleh Reuben Schwartz di tahun 1928. Schwartz merupakan seorang imigran Romania yang hijrah ke Kanada. Deli yang sekaligus berfungsi sebagai restoran tersebut sejak awal menyajikan sandwich daging asap yang disajikan hingga kini dengan resep asli dari tahun 1928.
Sang pemilik saat ini Hy Diamond, akhirnya harus rela melepas Schwartz pada Januari 2012 silam. Setelah Diamond melakukan penutupan bisnisnya melalui Registre des entreprises du Quebec. Seperti yang dilansir dari Huffington Post Quebec, Celine Dion bersama sang suami Angelil serta beberapa mitra bisnisnya akhirnya memutuskan untuk membeli Schwartz.
Didirikan 84 tahun lalu, Schwartz memang bagaikan sebuah kapsul waktu. Tidak hanya menarik warga lokal untuk mampir tetapi juga wisatawan asing yang berkunjung ke Montreal. Bahkan Angelil mengaku memiliki kenangan tersendiri, di tahun 1961 ia yang saat itu masih merupakan seorang musisi muda pernah mengunjungi Schwartz bersama teman dan manajer, Ben Kaye.
"Saya memiliki kenangan indah begitu banyak dengan orang-orang saat makan di sana termasuk dengan Celine dan keluarga sepanjang tahun. Ini adalah restoran paling unik di dunia dan kami senang kini menjadi bagian dari itu," kata Angelil.
Schwartz bukanlah restoran sandwich pertama milik Celine dan Angelil. Mereka juga sebelumnya telah menjadi partner dari Nickels, sebuah jaringan restoran retro tahun 1950-an yang menjual makanan fast food termasuk sandwich yang terkenal di Montreal.
Banyak yang menuding bahwa Angelil akan mengubah Schwartz menjadi restoran dengan model waralaba. Namun Angelil menyangkalnya, ia berjanji tidak akan menjadikan deli yang dibelinya seharga $10 juta itu sebagai jaringan waralaba. Menurutnya ia akan tetap mempertahankan keotentikan deli tersebut.
"Tentu saja kami akan melakukan beberapa perubahan yang penting, tapi kami tidak akan mengubah Schwartz menjadi sebuah jaringan waralaba atau mengubah ciri khas Schwartz yang sudah puluhan tahun melekat."
(dev/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
No comments:
Post a Comment