Flora Febrianindya - detikFood
Foto: notorietyinc.com / notorietyinc.com Jakarta - Para penikmat film bioskop di Livonia kecewa dengan AMC Theatre. Pasalnya, bioskop tersebut menjual makanan ringan dengan harga terlalu tinggi. Untuk sekarton popcorn dan segelas softdrink, mereka harus membayar Rp. 100.000,00.
Seorang pelanggan setia AMC Theatre, Joshua Thompson, berinisiatif untuk menempuh jalur hukum. Pemuda yang berprofesi sebagai teknisi keamanan di Livonia ini sudah tak tahan lagi dimanfaatkan oleh pihak bioskop. Ia mengajukan tuntutannya di Wayne County Circuit Court.
Dengan adanya tuntutan tersebut, diharapkan pihak AMC theater bersedia menurunkan harga makanan yang dijual. “Sulit untuk menerima harga camilan di sana yang bisa tiga hingga empat kali lebih mahal dari tempat lain”, kata Kerry Morgan, kuasa hukum Thompson.
American Multi Cinema yang menjalankan AMC theater tidak mau memberikan komentarnya sehubungan dengan gugatan ini. Media setempat pun meminta keterangan dari National Association of Theatre Owners. Namun sayang, pegawai dari asosiasi tersebut malah menutup telepon, ketika media bertanya mengenai metode pemberian harga makanan yang dijual di bioskop.
Rebecca Motley, pelanggan setia AMC theater juga menyatakan rasa keberatannya. “Harganya tidak masuk akal”, kata Motley. Wanita 55 tahun ini membayar tiket film seharga Rp.46.000, dan Rp. 100.000 untuk popcorn dan minuman bersoda.
“Saya tidak yakin jika anak-anak bisa membayar sendiri film yang ditontonnya”, ungkap Motley yang baru selesai menonton film di AMC theater di Southfield.
Sang penggugat, Joshua Thompson, biasa membawa camilan sendiri yang dibelinya di tempat lain. Namun hal tersebut tidak bisa lagi dilakukannya sejak pihak bioskop dengan tegas melarang penonton membawa makanan dari luar.
AMC theater digugat dengan tuduhan melanggar undang-undang perlindungan konsumen dengan menjual makanan dengan harga di atas semestinya. Pihak bioskop diharapkan mengembalikan uang customer yang sudah membayar terlalu mahal untuk ukuran camilan.
Menurut seorang analis dari www.hollywood.com, Paul Dergarabedian, keluhan mengenai harga makanan sudah seperti tradisi. Ia mengumpamakan dengan harga tiket pesawat yang mahal. Menurut Dergarabedian, pada akhirnya, masyarakat akan menerimanya karena tidak punya kontrol akan harga tersebut.
(Odi/Odi)
Install Aplikasi "Makan di Mana" GRATIS untuk smartphone Anda, di sini.Tutup
You are redirected to Facebook
You are redirected to Facebook
Sending your message
You are redirected to Lintas Berita
Sending your message
Post this to your WordPress blog:
Sending your message
Post this to your Blogger blog:
Sending your message
Sending your message
Share to your Yahoo Mail contacts
Sending your message
Sending your message
Import Your Yahoo Messenger contacts
Share to your Yahoo Messenger contacts
Sending your message
Import Your Google Talk contacts
Share to your Google Talk contacts
Sending your message
Import Your Live Messenger contacts
Share to your Live Messenger contacts
Sending your message
Redaksi: detikfood[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi email : sales[at]detik.com
No comments:
Post a Comment